GM-PTMI Sayangkan Reaksi Edy Terkait Aksi GMKI di Kangub

Editor: mediaselektif.com author photo
MEDIASELEKTIF.COM - DPP Gerakan Muda/i Parsadaan Toga Marbun Indonesia (GM-PTMI) menyayangkan reaksi dari Gubernur Sumut yang meminta Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Medan agar meminta maaf karena terjadi sedikit kerusakan pagar Kantor Gubernur (Kangub) pasca demonstrasi menuntut Perusak Danau Toba ditutup dan dihentikan pada 26 Juli 2019 saat aspirasi berlangsung).

Demikian Ketua Umum DPP Gerakan Muda/i Parsadaan Toga Marbun Indonesia (GM-PTMI) MB 2019-2021 Swangro Lumbanbatu kepada wartawan ketika ditemui di Medan, Minggu (4/8/2019).

Menurutnya, reaksi ini dinilai sangat tidak bijaksana, karena bukan menindaklanjuti aksi dari adik-adik mahasiswa dengan substansi meminta Kepala Daerah Provinsi Sumut untuk fokus memberhentikan izin usaha perusahaan di sekitar Danau Toba. Padahal perusahaan itu sudah mencemari Danau Toba, justru malah fokus mengancam mahasiswa jika tidak segera meminta maaf kepada Gubernur akan dilaporkan ke polisi karena telah merusak pagar saat demonstrasi berlangsung.

"Saya pikir, diharapkan Gubsu tidak perlu emosional, dan saya yakin aksi damai, saat penyampaian aspirasi berlangsung, demi kemajuan dan keberlangsungan hidup ekosistem di sekitaran Danau Toba yang kita cintai," tukasnya sembari menyampaikan aksi ini juga merupakan masukan kepada Kepala Daerah termasuk Gubsu dan Wagubsu selaku pemegang kebijakan di daerah ini.

Mantan KORWIL I PP GMKI periode 2016-2018 ini juga berharap, Kantor Gubernur juga harus terus terbuka kepada rakyat siapapun sebab itu rumah tempat rakyat menyampaikan aspirasinya.(Irn/MS)


Share:
Komentar

Berita Terkini