-->

Kaum Milenial Indonesia Serukan Masyarakat Tapanuli Utara Patuhi Protokol Kesehatan

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Swangro Lumban batu (Founder Kaum Milenial Indonesia) di dampingi oleh Doni Rahmadi Butarbutar (Direktur Wilayah Kaum Milenial Indonesia Tapanuli Utara)  saat menyampaikan keterangan pers Minggu (18/10/2020) di Tarurutung kepada awak media terkait meningkatnya angka terpapar kasus Covid-19. Angka kasus Covid-19 di Tapanuli Utara kini meningkat jumlahnya. 

Doni Rahmadi Butarbutar menyampaikan, informasi yang kita dapatkan dari gugus tugas Penanganan Covid-19 Tapanuli Utara, Semenjak wabah Covid-19 masuk ke Tapanuli Utara, sudah ada 76 orang yang dikonfirmasi positif, dengan angka

Pasien yg di rawat  per 17 Oktober 2020 Sebanyak 16 orang. 

Dimana ke 16 orang tersebut adalah warga dari berbagai daerah sebagai berikut : warga Tapanuli Utara 9 orang, Simalungun 3 orang, Tebing tinggi 1 orang, Jawa Barat 1 orang, Kabupaten Toba 1 orang, Provinsi Banten 1 orang, Provinsi Jawa Barat 1 orang) sementara korban yang meninggal ada 2 orang.

Di masa sulit seperti ini, kita harus bersinergi satu sama lain agar wabah Covid-19 ini dapat diatasi. Tidak ada gunanya saling menyalahkan satu sama lain, kita berharap agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah dan kita juga mendukung pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan lembaga terkait seperti Dinas Kesehatan Tapanuli Utara, seluruh stakeholder RSUD Tarutung dan tenaga medis juga yang berada di garda terdepan dalam memerangi Covid-19.

Senada dengan Doni, Swangro Lumban batu selaku Founder Kaum Milenial Indonesia dalam kunjungannya ke Rumah Dinas Bupati Tapanuli Utara menyampaikan Covid-19 ini penyakit yang tidak bisa kita sepelekan, untuk itu harapan kita masyarakat agar tetap taat dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

Harapan kita anak muda juga harus mengingatkan orangtua kita, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan serta memberi pemahaman kepada orang tua kita dan keluarga kita apa sebenarnya Covid-19 ini. Jangan menganggap bahwa Covid-19 ini adalah hanya issue belaka dengan pikiran-pikiran bahwa pemerintah hanya mengada-ada. 

Sudah banyak yang kita lihat terkena positif Covid-19, bahkan senior saya sendiri sudah menjadi korban dari Covid-19 ini. Untuk itu mari tetap waspada dan taat dalam menerapkan Protokol Kesehatan. 

Kita juga berharap pemerintah Pusat mendengar aspirasi dari Pemda Taput bahwa di Taput saat ini mengalami kekosongan cartridge sehingga uji lab test swab harus dikirimkan ke Medan dahulu dan menunggu waktu berhari-hari untuk mendapatkan kepastian si pasien yang positif atau tidak. Semoga wabah ini segera berlalu, salam sehat, merdeka, tutup Swangro Lumban batu yang juga mantan aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ini.(Rel/MSC)

Share:
Komentar

Berita Terkini