-->

Carek USU Prof M Arif Nasution Tekankan Pembangunan Integritas, Buka FKN

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Jika terpilih menjadi Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) ke depannya Prof Dr M Arif Nasution MA akan menekankan pembangunan integritas salah satunya dengan melahirkan Fakultas Ketahanan Nasional (FKN).

Demikian Calon Rektor (Carek) Periode 2021-2026 Prof Dr M Arif Nasution kepada wartawan saat temupers di kampus Graha Kirana Medan, Jumat (27/11/2020).

Dikatakannya, fakultas ini didirikan guna melahirkan generasi penerus bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan.

Hal ini sesuai dengan kondisi geografis Sumut yang berbatasan langsung dengan negara luar sehingga dibutuhan Ketahanan Nasional yang baik di sisi keilmuan bagi mahasiswa guna menangkis masuknya paham-paham yang merusak jiwa kebangsaan.

Hal ini telah dituangkan, mantan Dekan FISIP USU ini dalam salah satu program unggulannya yakni Pembangunan Integritas dalam visi misi calon rektor "Merah Putih USU Merdeka Belajar".

Di samping pembangunan integritas ada tiga lagi program unggulan Prof Arif yakni peningkatan sumberdaya manusia, penguatan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dan  peningkatan mutu pendidikan.

"Tetapi intinya pembangunan integritas ini, jika ini telah dilaksanakan maka semuanya akan terlaksana dengan baik," ungkapnya sembari menyatakan pembangunan integritas ini merupakan pondasi awal yang harus ditetapkan terlebih dahulu. Dalam pembangunan integritas ini juga mencakup monitoring dan evaluasi terhadap seluruh sivitas akademika dalam rangka menolak penyebaran paham radikalisme, terorisme dan anarkis yang bertentangan dengan idiologi Pancasila. 

Melaksanakan program pendidikan dan pelatihan wawasan kebangsaan baik terhadap tenaga pengajar, pegawai serta mahasiswa/mahasiswi dalam rangka penguatan idiologi Pancasila. "Lalu melaksanakan kerja sama dengan organisasi intra mahasiswa untuk menciptakan suasana harmoni di lingkungan USU," paparnya sembari menyatakan bila semuanya terwujud maka visi misi USU menjadi perguruan tinggi yang memiliki keunggulan akademik sebagai barometer kemajuan ilmu pengetahuan yang mampu bersaing dengan tatanan dunia global, akan segara terlaksana.

Usai penyampaian visi misi calon Rektor USU, juga tampil pembicara lainnya yang menyampaikan testimoni terhadap Prof Dr M Arif Nasution yakni Prof Marlon Sihombing SH MH, OK Zulkarnain SH MSi dan Dr Kintoko Rochadi. Juga tampak hadir calon rektor yang telah mengundurkan diri yakni Dr Restu Utama Pencawan MPd.

Ok Zulkarnain SH selaku alumni USU sangat mendukung program calon Rektor USU Prof M Arif Nasution yang akan mendirikan Fakultas Ketahanan Nasional.

"Ini sangat penting guna menolak paham radikalisme dan asing yang mau merusak paham kebangsaan. USU harus menjadi kampus terdepan menghadapi ini," paparnya.

Ia juga sangat menyayangkan Ikatan Alumni USU yang tidak dilibatkan dalam pemilihan Rektor USU ke depan dengan tidak masuknya IKA USU eks officio menjadi anggota Majelis Wali Amanat (MWA).

"Kami berharap jika Prof M Arif Nasution menjadi rektor akan mengembalikan ini semua," ungkapnya seraya menyatakan prof Arif sudah tepat memimpin USU apalagi di antara calon lainnya, ia merupakan Profesor senior di mana S2 dan S3 mau belajar di luar negeri (Australia).

Sedangkan Prof Marlon Sihombing menyampaikan visi dan misi konsep "Merah Putih USU Kampus Merdeka merdeka Belajar" yang dilahirkan calon Rektor USU Prof M Arif Nasution sangat baik visioner, futuralistik, sesuai dengan konsep kebangsaan.

"Kita melihat dalam konsep ini menempatkan para alumni USU akan menjadi pembuka lapangan pekerjaan dan bukan hanya pelaku saja," ungkapnya menyampaikan keyakinannya jika Prof Arif jadi Rektor, USU akan semakin maju dan jaya.

Adapun Dr Kintoko Rochadi yang merupakan dosen FKM USU setelah mendengarkan pemaparan Prof Arif Nasution mengutarakan keyakinannya meski scorenya 11 dukungan dalam Sidang Pleno Akademik yakni berada pada posisi urutan ketiga. Dalam sidang Majelis Wali Amanat (MWA) yang akan diikuti Mendikbud Nadiem Anwar Makarim di Jakarta pada Kamis (3/12/2020) akan mengubah posisinya menjadi teratas mengalahkan calon lainnya.(Irn/MSC)



Share:
Komentar

Berita Terkini