Manager PTPN III Kebun Membang Muda Diduga Perintahkan Tanam Bibit Sawit Cacat Mutu

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Pengerjaan penanaman penyisipan Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) di areal Afdeling III dan IV daerah rendahan Kebun Membang Muda diduga menggunakan bibit sortiran atau lelesan dan cacat mutu, yang diduga sengaja di datangkan oleh Manager Kebun Jhuda Iskandar SP, selain kondisi bibit yang cacat mutu usia bibit juga tidak layak untuk di jadikan penyisipan TBM di daerah rendahan yang berair atau rawa, adapun usia bibit tersebut ditaksir sekitaran usia + -  8 (delapan) bulan, yang seharusnya usia bibit untuk daerah rendahan atau berair harus di atas usia 1,6 tahun. 

Hal ini sangat dikhawatirkan akan  berdampak pada masa depan tanaman dan Kebun Membang Muda ke depan nantinya. 

Seharusnya Jhuda Iskandar SP selaku Manager di Perusahaan Besar seperti PTPN Membang Muda mengerti akan hal tersebut, namun entah apa tujuan beliau mensuplay dan memaksakan untuk menanam bibit yang sangat buruk dan kurang usia seperti itu, kejadian ini di temukan oleh awak media pada saat melakukan investigasi di areal Afdeling III dan IV Kebun Membang Muda Sabtu (27/2/2021) jam 11.30 WIB.

Ketika hal ini di konfirmasikan kepada Asisten Afdeling III Kebun Membang Muda Suwandi SP yang saat itu bersama Mandornya Legiadi berada di lokasi TBM sedang mengawasi para pekerja yang tak lain karyawan kebun sendiri sedang melakukan penanaman bibit untuk menyisip TBM mengaku kalau bibit yang saat ini mereka tanam kondisinya  sangat jelek dan bibit yang mereka tanam sekarang ini di datangkan oleh Manager Jhuda Iskandar SP jumlahnya + - 100 (seratus) pokok.

"Memang saat ini kami sedang melakukan penanaman bibit untuk penyisipan di areal TBM dan pembuatan tapak meja, dan pekerjaan ini langsung kami yang kerjakan bukan pihak kontraktor dan tenaga kerjanya juga dari karyawan kebun sendiri, adapun luas areal yang di tanami di areal Afdeling III ini seluas 70 ha, dan sisanya Afdeling IV.

Ketika ditanyakan kembali tentang bibit yang digunakan untuk penyisipan TBM sudah layak tanam apa tidak dan kondisi bibit bagus atau tidak, Asisten Suwandi mengatakan, "Memang kondisi bibitnya jelek tapi mau gimana lagi ini yang di datangkan ini lah yang kami tanam yang jelas kami akan rawat extra di lapangan agar bibit ini nantinya tumbuh dengan baik ada + - 100 pokok bibit yang di datangkan seperti ini," jawab Asisten Suwandi yang mengaku baru bertugas di Kebun Membang Muda.

Ketika temuan ini di sampaikan kepada Darwin Marpaung seorang Pemerhati Kawasan Hutan dan Kebun BUMN yang juga sebagai Kordinator DPD Lembaga Konservasi dan Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhanbatu Raya yang saat itu bersama DPD LSM Sidik Perkara Labuhanbatu Utara, Sofyan dan dimintai tanggapan mereka mengatakan, seharusnya Manager Jhuda Iskandar SP itu mengerti mana bibit yang baik dan mana yang buruk, atau cacat mutu bukan asal asalan saja memerintahkan anggotanya untuk menanam bibit yang jelek seperti itu, ada apa dengan Manager itu kok harus memaksakan anggotanya untuk melakukan penanaman bibit yang tidak layak tanam.

Jelas ini sangat berdampak pada masa depan tanaman dan kerugian pada Perkebunan PTPN III Kebun Membang Muda juga Negara karena PTPN III Membang Muda itu milik Negara bukan milik perorangan. Saya menduga adanya permainan Manager Jhuda Iskandar SP untuk mendapatkan keuntungan pribadi dalam hal ini, dan masalah ini nanti akan saya pertanyakan langsung kepada Manager itu apa maksudnya melakukan semua itu," ujar Bung Darwin Marpaung menjawab komfirmasi awak media.

Lain halnya dengan Sofyan Ketua DPD LSM Sidik Perkara Labura yang berniat melaporkan masalah ini kepada Pimpinan PTPN III di Medan dan ke Kementrian BUMN di Jakarta  "Ini perbuatan yang sudah tidak bisa ditolerir dilakukan oleh Manager Kebun Membang Muda itu, sepertinya ada yang tidak beres dengan Manager dalam mengelola Perkebunan Membang Muda.

Untuk itu kita akan laporkan hal ini ke Pimpinan Perusahaan PTPN III (Direksi) di Medan dan ke Kementrian BUMN di Jakarta melaui surat dari Lembaga kita Sidik Perkara, agar hal ini menjadi pelajaran bagi Manager Manager lain di Perusahaan Perkebunan PTPN III di manapun adanya dan tidak ada lagi Manager Manager yang nakal seperti Jhuda Iskandar SP itu," ucap Sofyan menutup Komentarnya.

Ketika hal ini di pertanyakan kepada Manager Jhuda Iskandar SP melalui APK (Asisten Personalia Kepala) Khairil melalui pesan WhatsApp di nomor 08126564XXXX, sampai berita ini di terbitkan tidak membalas pesan awak media, padahal sebelumnya APK Khairil pernah berpesan kepada awak media apa bila ada temuan temuan yang di dapatkan oleh awak media supaya disampaikan kepadanya.

Sementara itu, Staf Humas PTPN III Kantor Direksi Medan Tondi Lubis ketika dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp mengatakan, hal ini sudah disampaikan kepada pihak Kebun Membang Muda dan akan mengkordinasikan dengan pihak mediaselektif.com di Labura, ujarnya. (Tim/MSC)

Share:
Komentar

Berita Terkini