-->

Satgas Covid-19 Sumut Gelar Rapat Dengan Pemko Medan Terkait KCW

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) akan menggelar rapat dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan guna menanyakan kondisi  pusat jajanan kuliner Kota Medan, Kesawan City Walk (KCW) yang beberapa waktu lalu diresmikan Walikota Medan, Bobby Afif Nasution beserta jam operasional yang dinilai telah melanggar batas kegiatan usaha yang diatur dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yakni hinggal pukul 21.00 WIB.

"Hari ini (Senin) dirapatkan dengan Pemko Medan. Karena hal itu akan kita pertanyakan kenapa?" ucap Gubernur Sumatera Utara, Edy  Rahmayadi yang juga Ketua Satgas Sumut,  di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Senin (19/4/2021).

Diketahui, pada Sabtu (17/4/2021) malam, jumlah pengunjung meningkat dan terlihat banyaknya orang lalu lalang di berbagai sudut Kesawan City Walk. Bila terus dibiarkan saban hari, maka kawasan tersebut dikhawatirkan akan menjadi lokasi klaster baru di Sumut.

Edy Rahmayadi mengaku akan meminta pertanggungjawaban penyelenggara Kesawan City Walk. Sebab, pengawasan di lokasi tersebut seakan lemah dan petugas dinilai tidak tegas terhadap pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Dan penyelenggara harus bertanggung jawab. Karena aturan sudah kita buat, dan aturan harus dipatuhi," tegasnya.

Untuk diketahui, penerapan PPKM Mikro di Sumut tertuang dalam Surat Gubernur Sumut Nomor 360/1879/2021, tertanggal 4 Maret 2021.

Dalam PPKM Mikro, bekerja di kantor dibatasi yakni 50 persen dari kapasitas kantor, dan Work From Home (WFH) pun 50 persen. Untuk kegiatan sekolah masih tetap dilakukan secara online. 

Lalu wilayah desa atau kelurahan wajib mendirikan posko yang terdiri dari beberapa unsur masyarakat.

Dan berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan pada Jumat (16/4/2021), terdapat jumlah kasus Covid-19 sebanyak 14.909 orang dengan rincian sebanyak 13.587 orang sembuh, 485 orang meninggal dunia, dan 837 orang dirawat.(Cok/MSC)

Share:
Komentar

Berita Terkini