Kakanwil Kemenagsu dalam sambutannya mengatakan, JAMARAH merupakan forum penting yang mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan dalam Penyelenggaraan Umrah dan Haji, termasuk Pejabat, Ulama, Serta Praktisi.
Acara ini bertujuan untuk membahas dan mencari solusi terhadap berbagai isu dan tantangan yang dihadapi dalam Penyelenggaraan Ibadah Umrah dan Haji, serta untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji.
Ahmad Qosbi menyampaikan, Kemenag Kabupaten Batubara dan Kemenag Kabupaten Asahan berperan aktif dalam diskusi dan berbagai sesi workshop.
Ia juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan peserta lainnya dan mendalami berbagai kebijakan serta best practices dalam Penyelenggaraan Umrah dan Haji. Kehadirannya di Jamarah 2024 diharapkan dapat membawa manfaat dan inspirasi bagi Peningkatan Pelayanan Haji dan Umrah di Kabupaten Batubara & Kabupaten Asahan.
"Partisipasi dalam Jamarah ini sangat berharga, tidak hanya untuk memperluas wawasan tetapi juga untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan dan meningkatkan Kualitas Pelayanan Kepada Masyarakat," ujarnya
Kakanwil Kemenagsu mengharapkan acara ini dapat memberikan Kontribusi Positif bagi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah di masa mendatang, serta mempererat kerjasama antara berbagai pihak yang terlibat dalam layanan ibadah haji dan umrah.
Lebih lanjut Ahmad Qosbi mengharapkan kepada calon jemaah haji untuk melakukan persiapan sebelum berangkat ke tanah suci diantaranya mulai saat ini mulai memperbaiki hubungan dengan Allah SWT diantaranya jangan meninggalkan sholat 5 waktu dan memperdalam ilmu manasik haji.
“Sepulangnya melaksanakan ibadah suci nantinya diharapkan dapat menjadi contoh teladan di tengah masyarakat, khusunya bagi yang laki-laki melaksanakan sholat berjamaah di masjid dan kalau bisa menjadi imam memimpin doa walaupun memakai Bahasa Indonesia,” pungkasnya.(Rel/MSC)
