MEDIASELEKTIF.COM - Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan bagi para pekerja. Bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemkab menyalurkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta yang iurannya ditanggung penuh melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Acara penyerahan santunan berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Labuhan Batu Utara, Aek Kanopan, Rabu (21/8/2025). Wakil Bupati Labura, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., MH, hadir langsung mewakili Bupati. Dalam kesempatan itu, turut hadir pula Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Labura, Sahuri Oktavino Siregar, yang menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial bagi pekerja, khususnya ketika pencari nafkah meninggal dunia.
Santunan JKM disebut bukan hanya soal kewajiban lembaga, melainkan jaring pengaman yang membantu keluarga pekerja tetap bertahan secara ekonomi. Manfaat ini diharapkan mampu mencegah keluarga yang ditinggalkan jatuh ke jurang kemiskinan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat pekerja.
"Bagi kami, santunan ini bukan sekadar angka nominal, tetapi bentuk kepedulian dan tanggung jawab negara terhadap rakyatnya,” ungkap Samsul Tanjung.
Apresiasi terhadap langkah Pemkab Labura juga datang dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Aziz Muslim. Menurutnya, kebijakan pemerintah daerah yang menanggung iuran pekerja non-ASN, tenaga honorer, hingga aparatur desa melalui APBD merupakan bukti nyata keberpihakan kepada masyarakat.
“Jaminan Kematian bukan hanya santunan finansial, tetapi instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi keluarga pekerja. Semakin luas cakupan perlindungan, semakin kuat pula dampaknya bagi masyarakat secara keseluruhan,” tegas Aziz.
Dengan sinergi antara Pemkab Labura dan BPJS Ketenagakerjaan ini, pemerintah berharap tidak ada lagi pekerja yang luput dari perlindungan sosial, baik formal maupun nonformal. Upaya ini diyakini akan memperkuat kesejahteraan masyarakat dan memberikan rasa tenang bagi keluarga pekerja di Labuhanbatu Utara. (SRT/MSC)
