MEDIASELEKTIF.COM - Upaya memberikan perlindungan kepada para relawan yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Labuhanbatu Utara terus diperkuat.
BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat menggelar kegiatan monitoring kepesertaan sekaligus sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/3/2026) di Cafe CK 3 dan dihadiri oleh Koordinator Wilayah SPPG Labuhanbatu Utara serta seluruh Kepala SPPG dari berbagai wilayah di kabupaten tersebut.
Pertemuan ini digelar sebagai langkah memastikan seluruh relawan yang bertugas di dapur program Makan Bergizi Gratis memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Perlindungan ini dinilai penting mengingat para relawan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat yang digagas pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk manfaat perlindungan terhadap risiko kerja yang mungkin terjadi selama menjalankan aktivitas di dapur MBG.
Koordinator Wilayah SPPG Labuhanbatu Utara, Sartika Khairani, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan para relawan mendapatkan hak perlindungan yang layak.
Menurutnya, para relawan yang bekerja di dapur program MBG memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan makanan bergizi bagi masyarakat, sehingga perlu mendapatkan jaminan perlindungan selama menjalankan tugasnya.
“Keberadaan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan sangat penting agar para relawan yang bekerja dalam program dapur MBG tetap merasa aman dan terlindungi saat menjalankan tugasnya,” kata Sartika.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Aek Kanopan, Sahuri Oktavino, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan berjalan optimal.
“Perlindungan jaminan sosial bagi relawan dapur MBG menjadi komitmen bersama agar setiap pekerja atau relawan yang terlibat dalam program pemerintah tersebut memiliki perlindungan terhadap risiko kerja,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan komitmen bahwa 22 dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Labuhanbatu Utara akan didaftarkan dan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada Maret 2026.
Menanggapi langkah tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Ferina Burhan, turut memberikan dukungannya. Ia menilai perlindungan jaminan sosial bagi relawan yang terlibat dalam program MBG merupakan langkah strategis dalam memastikan setiap individu yang berkontribusi dalam program pemerintah mendapatkan hak perlindungan kerja.
“Relawan dapur MBG memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat. Karena itu, sudah selayaknya mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar tetap aman saat menjalankan aktivitasnya,” kata Ferina Burhan.
Ferina juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan, tidak hanya bagi pekerja formal tetapi juga pekerja non formal dan relawan yang berkontribusi dalam berbagai program sosial dan pembangunan.
Dengan adanya perlindungan tersebut, diharapkan seluruh relawan dapur MBG dapat menjalankan tugasnya dengan lebih nyaman dan fokus dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat yang saat ini menjadi prioritas pemerintah.(SRT/MSC)
