MEDIASELEKTIF.COM - Pemkab Asahan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) menggelar exit meeting dan bimbingan teknis percontohan kabupaten anti korupsi, Rabu (6/6/2026).
Exit meeting tersebut dipimpin Koordinator Program Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi KPK RI, Rino Haruno didampingi Bupati dan Wakil Bupati Asahan.
Koordinator Program Percontohan Kabupaten/Kota Anti Korupsi KPK RI, Rino Haruno tim penilaian telah melakukan kunjungan ke berbagai pelayanan publik termasuk RSUD, Mall Pelayanan Publik dan Dinas Catatan Sipil.
"Hasil kunjungan menunjukkan adanya perbaikan, khususnya pada pelayanan di RSUD Kabupaten Asahan, "katanya.
Rino Haruno menekankan bahwa program harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat, baik dari pelayanan kesehatan maupun administrasi.
"Kita mendorong setiap OPD menetapkan target yang jelas dalam implementasi program sesuai tindak lanjut Survei Penilaian Integritas untuk 10 anti korupsi, "jelasnya.
Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar mengapresiasi exit meeting yang dilaksanakan KPK RI untuk penilaian percontohan kabupaten anti korupsi.
"Exit meeting ini menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, "ungkapnya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar juga mengatakan bahwa Pemkab Asahan berkomitmen melakukan pembenahan terhadap kekurangan pelayanan baik pelayanan kesehatan dan administrasi serta menjunjung nilai transparansi maupun responsif.
"Exit meeting ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, "katanya.(SRT/MSC)
