MAN 2 Padangsidimpuan Raih Medali Perak di Ajang Internasional WYIIA 2026

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Lima siswa MAN 2 Padangsidimpuan yang tergabung dalam Ekskul Kirmanda berhasil membawa satu medali perak penelitian tingkat internasional pada ajang World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA). 

Kompetisi offline internasional ini diikuti oleh 11 negara dari berbagai bidang penelitian seperti Social Science, Environmental Science, Innovation Science, Life Science, Engineering and Technology, dan Physics. 

Tim penelitian di bawah asuhan guru pembimbing Yusra Tri Rahayu, S.Hum. ini berhasil mempresentasikan hasil karya ilmiahnya di depan para dewan juri yang berasal dari Indonesia yakni praktisi pendidikan bidang penelitian dari Universitas Brawijaya Malang sebagai tuan rumah. 

Kelima siswa ini sukses memaparkan hasil penelitiannya dengan Bahasa Inggris bersama dengan tim lawan dari berbagai sekolah unggulan di pulau Jawa.

Bertempat di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang pada Kamis (05/11), tim riset Kirmanda ini menerima langsung medali dan sertifikat penghargaan. 

Dalam keterangannya kepada Humas madrasah, guru pembimbing penelitian mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. Keberhasilan ini merupakan kerja keras tim dan dukungan semua keluarga besar madrasah. 

 “Alhamdulillah, sangat bangga dan rasa syukur yang tak terhingga atas pencapaian siswa madrasah kita. Keberhasilan meraih medali perak pada ajang ini adalah suatu prestasi yang membanggakan. Para siswa kita ini berdiri dan berkompetisi bersama siswa yang berasal dari sekolah-sekolah terbaik di Indonesia. 

Mereka berjumpa langsung dengan peneliti muda dari SMA Taruna Nusantara, SMA Pradita Dirgantara, SMA Al Azhar dan SMA Taruna Nala. 

Ini membuktikan bahwa madrasah juga mampu melahirkan generasi berdaya saing global. Kompetisi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda kita untuk bermimpi besar, berkarya, dan membuktikan bahwa potensi tidak pernah dibatasi oleh tempat seseorang menuntut ilmu,” papar Yusra bersemangat.

Tim ini mengangkat judul penelitian Tondi Na Dipatogu, Adat Na Diparngolu: Ketahanan Budaya Tradisi Mangupa dalam Upacara Pernikahan Batak Angkola di Tengah Modernisasi. 

Makna dari judul penelitian ini adalah penguatan identitas dan nilai-nilai spiritual masyarakat Batak Angkola. Riset ini berupaya menghidupkan, mempertahankan, dan mewariskan tradisi Mangupa agar tetap lestari dan relevan di tengah arus globalisasi. Ketua tim riset, Nayla Zivana Siregar dari kelas XI EB 1 dengan empat anggota tim yang terdiri dari Syakira Fatima Azahra Hasibuan XI EB 2, Ulfiyah Mukhbita Siregar XI EB 2, Ibnu Pranata XI LS 2, dan Amin Rapkah XI STEM.

Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua Hasibuan, SH, M.Pd. menyampaikan rasa syukur dan penghargaan setinggi-tingginya atas raihan prestasi ekskul Kirmanda. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kesungguhan dan kolaborasi semuaa elemen di madrasah akan membuahkan hasil yang memuaskan.

”Terima kasih khusus kepada orangtua siswa dan semua tim yang telah berjuang di Universitas Brawijaya. Medali yang diperoleh ini akan menjadi pengingat sekaligus memotivasi semua keluarga besar. Semoga budaya meneliti di lingkungan madrasah terus bertumbuh dan berkembang. 

Menjadi penyemangat bagi para siswa dalam mengembangkan bakat bidang penelitian di berbagai bidang. Selamat kepada guru pembimbing dan para siswa yang tergabung dalam tim penelitian Kirmanda, Kelompok Ilmiah Remaja MAN 2 Padangsidimpuan,” papar kepala madrasah bangga.(Rel/MSC)

Share:


Komentar

Berita Terkini