MEDIASELEKTIF.COM – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melalui Kantor Wilayah I turut serta dalam sidak pasar bersama Tim Satgas Pangan Polda Sumatera Utara untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di empat pasar tradisional di Kota Medan, yaitu Pasar Petisah, Pasar Simpang Limun, Pasar MMTC, dan Pasar Aksara, dengan melibatkan sejumlah instansi seperti Ditreskrimsus Polda Sumut, Biro Perekonomian Pemprov Sumut, Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Utara, Bulog Sumut, Badan Pusat Statistik (BPS), serta Badan Pangan Nasional (Bapanas).
Dari hasil pemantauan di lapangan, secara umum ketersediaan bahan pokok terpantau cukup dan aktivitas perdagangan berjalan normal. Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang menunjukkan pergerakan harga.
Komoditas cabai mulai menunjukkan tren kenaikan harga, meskipun stok di pasar masih tersedia. Sementara itu, harga daging ayam ras saat ini berada pada kisaran Rp41.000–Rp42.000 per kilogram, yang menunjukkan tren sedikit menurun dibandingkan sebelumnya.
Untuk komoditas Minyakita, hasil pemantauan menunjukkan bahwa tidak ditemukan lagi pedagang yang menjual dengan harga jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Meski demikian, sejumlah pedagang menyampaikan bahwa mereka belum mendapatkan pasokan Minyakita dari jalur distribusi resmi karena masih terkendala persoalan administrasi.
Selain komoditas pangan, pedagang juga menginformasikan adanya kenaikan harga plastik kemasan, yang diduga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku plastik di pasar global, salah satunya akibat dinamika geopolitik internasional.
KPPU mengimbau para pedagang untuk menjual komoditas sesuai ketentuan yang berlaku, serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) karena secara umum pasokan bahan pokok di pasar tradisional masih dalam kondisi aman.
KPPU bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan harga dan distribusi bahan pokok guna menjaga stabilitas pasar menjelang Hari Raya Idul Fitri.(Rel/MSC)
