MEDIASELEKTIF.COM - Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan Monitoring dan Diseminasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Tahun 2026 di Hotel Platinum Rantauprapat, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tahun sebelumnya sekaligus menyusun strategi peningkatan cakupan perlindungan pekerja di tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memaparkan capaian program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Labuhanbatu pada tahun 2025. Berdasarkan data yang disampaikan, cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerah tersebut telah mencapai 43,08 persen, sedikit melampaui target pemerintah yang ditetapkan sebesar 43,07 persen.
Capaian ini salah satunya didukung oleh langkah Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang telah memberikan perlindungan jaminan sosial kepada 15.800 pekerja rentan sepanjang tahun 2025.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kisaran, Fenina Burhan, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan bagi pekerja yang memiliki risiko tinggi namun sering kali belum tersentuh program jaminan sosial.
“Capaian UCJ Labuhanbatu pada tahun 2025 sudah melampaui target nasional. Hal ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah yang serius melindungi para pekerja rentan melalui program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Fenina Burhan.
Dalam kegiatan tersebut juga dibahas strategi pencapaian target UCJ tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 50,36 persen. Untuk mencapai target tersebut, sejumlah potensi peserta baru akan didorong masuk dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Beberapa sektor yang menjadi fokus perlindungan antara lain, pendaftaran 860 guru PAUD dengan perlindungan program JKK, JKM, JHT dan JP, pendaftaran 1.030 kader Posyandu kelurahan, pendaftaran 1.818 kader Posyandu desa.
Kemudian, keberlanjutan iuran 10.000 pekerja rentan tahun 2025 serta penambahan 10.000 pekerja rentan baru di tahun 2026 dan keberlanjutan perlindungan bagi 2.900 pekerja sektor perkebunan sawit.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Rantauprapat, Edwin Saputra, menegaskan bahwa peningkatan cakupan perlindungan jaminan sosial merupakan langkah penting dalam menciptakan rasa aman bagi para pekerja.
“Program Universal Coverage Jamsostek bertujuan memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dengan kolaborasi pemerintah daerah dan seluruh OPD, kami optimistis target UCJ tahun 2026 sebesar 50,36 persen dapat tercapai,” kata Edwin Saputra.
Sementara itu, para peserta rapat dari berbagai organisasi perangkat daerah turut memberikan masukan terkait strategi optimalisasi pendaftaran peserta baru dari berbagai sektor masyarakat.
Kegiatan monitoring dan diseminasi ini dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berlangsung dalam suasana penuh diskusi konstruktif. Setelah sesi rapat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi serta buka puasa bersama, mengingat agenda berlangsung di bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kisaran Fenina Burhan, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Rantauprapat Edwin Saputra, Asisten I Setdakab Labuhanbatu Sarimpunan Ritonga, Asisten II Ikhramsyah Putra Nasution, Kepala Bappeda sekaligus Plt Kadis PMD Nelson M. Bangun, Kepala Dinas Tenaga Kerja Zulkarnain Siregar, Kepala Dinas Sosial Syahrizal Hasibuan, Plt Kadis Kesehatan Tuti Noprida Ritonga, Kabid Bendahara BPKAD Masnoni Tambunan, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Rida Suryani Harahap, serta jajaran perangkat daerah terkait. (SRT/MSC)
