Seribuan Jemaat HKBP Nommensen Ressort Pulu Brayan Hadiri Kebaktian Jumat Agung

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Seribuan jemaat HKBP Nommensen menghadiri ibadah Jumat Agung, Jumat (3/4/2026) di ibadah jam 07.40 dan 10.25 Wib. Mayoritas jemaat yang hadir tampak berpakaian hitam tanda berkabung atas penyaliban Yesus Kristus di kayu salib 2.000 tahun lalu. 

Ibadah berlangsung khidmad dan haru. Terlihat banyak jemaat yang meneteskan air mata, mengingat begitu besarnya pengorbanan Yesus di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

Dalam khotbahnya pendeta ressort HKBP Nommensen P. Brayan Pdt. Ampu P Aritonang, D.Min yang diambil dati Metius 27: 45-56 mengatakan, penyaliban Yesus adalah peristiwa yang paling kejam di dunia. 

Seorang yang tidak bersalah disiksa dan dihukum mati. Namun, dibalik penderitaannya ada keselamatan bagi umat manusia. Orang-orang yang ada pada peristiwa itu, jangankan berempati, bersimpati pun tidak ada. Yang ada malah mencemooh dan memberi Yesus minum air asam. 

Namun pengorbanan Yesus tidak sia-sia, karena karya penebusan yang sudah sejak lama direncanakan Allah telah tergenapi. Yesus mati untuk menebus dosa-dosa manusia.

Di akhir khotbah, Pdt. Aritonang meminta jemaat untuk rajin hadir dalam persekutuan-persekutuan yang diadakan gereja dan rajin beribadah setiap hari Minggu sebagai refleksi dari kematian Yesus di kayu salib.

Hal yang sama juga dikatakan Pdt. Refindo Hutagalung  pada ibadah jam 10.25 Wib. Pdt. Refindo menekankan pengorbanan Yesus di kayu salib adalah janji Allah kepada umat manusia dan sudah dikabarkan oleh para nabi sebelumnya. 

Pdt. Refindo mengingatkan agar kematian Yesus tidak hanya dirayakan sebagai tradisi tapi kematian Yesus harus bermakna dalam kehidupan kita sehari-hari.

Usai ibadah Minggu, acara kemudian dilanjutkan dengan Perjamuan Kudus. Acara ini sebagai pengingat kepada seluruh jemaat bahwa malam sebelum Yesus dieksekusi, DIA membagi-bagikan roti dan anggur kepada murid-muridnya serta berkata "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku. Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa". (Moe/MSC)

Share:


Komentar

Berita Terkini