Kurun Waktu 2 Tahun, Diperkirakan Tujuh Puluh Ekor Lembu Milik Warga di Empat Desa Kecamatan Air Batu Hilang

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Kasus pencurian ternak lembu terus marak terjadi di empat desa Kecamatan Air Batu, yaitu desa Sijabut Teratai, desa Perkebunan Air Batu I/II, desa Sei Halim Hulu dan desa Pinanggripan.

Peristiwa pencurian ternak lembu tersebut menambah daftar panjang kasus pencurian ternak lembu di kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan dan diperkirakan kurang lebih tujuh puluh hewan ternak lembu telah dilaporkan hilang oleh masyarakat.

Berdasarkan informasi sejumlah warga dari empat desa tersebut yang memiliki ternak lembu saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (22/8/2026) malam. Sebanyak tujuh puluh ekor dilaporkan hilang dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

"Ternak lembu saya aja pak sudah tujuh ekor dalam tahun ini hilang, belum lagi warga lainnya dan diperkirakan sudah puluhan ekor lembu milik masyarakat desa Sijabut Teratai ini dilaporkan hilang, "kata Mulyadi (50) warga dusun VI, desa Sijabut Teratai.

Masih kata Mulyadi, kebanyakan ternak yang hilang merupakan ternak yang dilepas di areal perkebunan sawit milik PTPN IV Air Batu dan diperkirakan sudah ada sekitar tujuh puluh ekor lembu milik warga di empat desa yang dilaporkan hilang.

"Kebanyakan aksi pencurian itu dilakukan siang sekitar pukul 11.00 wib siang hari hingga sore hari sekitar pukul 16.00 wib, karena rentang waktu itu kami kan bekerja sebagai buruh di luar desa kami, sehingga waktu itu dimanfaatkan pelaku, "jelasnya.

Mulyadi juga mengatakan bahwa sejumlah masyarakat yang kehilangan ternak sudah pernah memberikan laporan kehilangan ternak kepada pemerintah desa maupun Polsek Air Batu.

"Kami para peternak lembu pernah kumpul terkait maraknya aksi pencurian ini, semua peternak dari empat desa ini resah dan sudah ada sejumlah masyarakat yang melaporkan kehilangan itu, namun hingga sampai saat ini belum pernah terungkap pelakunya, "sebutnya.

Hal serupa dikatakan Rudi (46) warga dusun III desa Sei Halim Hulu yang mengaku bahwa dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir ini ternak lembunya sudah tiga ekor hilang di areal perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV Air Batu.

"Ternak saya aja sudah tiga ekor hilang, belum lagi warga lainnya dan diperkirakan sudah puluhan ekor milik sejumlah warga yang hilang, "ungkapnya.

Rudi juga mengatakan bahwa dalam bulan Agustus 2026. Sejumlah masyarakat berhasil mengamankan seorang agen lembu yang dicurigai membeli ternak lembu curian milik warga Sei Halim Hulu.

"Kami pernah menangkap agen lembu saat transaksi jual beli lembu curian, kejadian itu tanggal 9 bulan Agustus ini. Tiga ekor lembu yang diperjual belikan itu milik wak Pono warga Sei Halim Hulu dan pelaku diserahkan ke Polsek Air Batu, "terangnya.

Rudi juga mengatakan bahwa agen lembu tersebut bernama Herman Efendi warga dusun V, desa Pulau Tanjung, kecamatan Teluk Dalam dan dua pelaku lainnya yang bernama Agung dan Gio warga dusun III Sei Alim Hulu yang merupakan pelaku pencurian berhasil kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polsek Air Batu.

Sementara itu, sejumlah masyarakat lainnya dari Empat desa di Kecamatan Air Batu meminta pihak kepolisian Polsek Air Batu, khusunya Polres Asahan mengungkap peristiwa pencurian ternak lembu yang terjadi di kecamatan Air Batu.

'Kami mendesak Polsek Air Batu, khusunya Polres Asahan segara menangkap kedua terduga pelaku dan membongkar sindikat pencurian ternak ini, karena kami para peternak merasa resah dengan aksi pencurian tersebut dan dua tahun terakhir ini saja diperkirakan sekitar tujuh puluh ekor lembu yang hilang, "kata sejumlah warga dari desa Sei Halim Hulu, desa Perkebunan Air Batu I/II, desa Sijabut Teratai dan desa Pinanggripan sembari mengatakan bahwa jika para pelaku belum tertangkap. Masyarakat akan menggelar aksi demo di Polres Asahan untuk mendesak pengungkapan pencurian seratus ekor lembu milik masyarakat.

Dari peristiwa pencurian ternak lembu tersebut. Puluhan masyarakat dari empat desa tersebut mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. (SRT/MSC)

Share:


Komentar

Berita Terkini