MEDIASELEKTIF.COM - Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Provinsi Sumatera Utara, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekira pukul 14.00 WIB tersebut digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara. Rakor dihadiri Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, Forkopimda Sumatera Utara, para kepala daerah se-Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni menegaskan bahwa peningkatan PAD harus menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, optimalisasi PAD dapat dilakukan dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia, memperluas sumber-sumber pendapatan yang belum tergali, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat digitalisasi sistem pengelolaan pendapatan daerah.
Digitalisasi dinilai penting untuk meningkatkan transparansi sekaligus meminimalisasi potensi terjadinya praktik korupsi dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Agus Fatoni juga menekankan pentingnya optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, serta memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara tepat untuk mendukung pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa saat ini daerah secara langsung menerima opsen dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan PAD.
"Dengan PAD yang meningkat, masyarakat akan semakin sejahtera", tegasnya.
Ditempat yang sama, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan pencapaian target PAD harus menjadi prioritas pemerintah daerah.
"Kita harus lebih gencar lagi dalam meningkatkan PAD, "pintanya.
Bobby menyebutkan, salah satu sumber utama PAD adalah Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan adanya kebijakan opsen PKB, pemerintah daerah diharapkan mampu meningkatkan penerimaan PAD secara signifikan.
Untuk itu, ia meminta dukungan penuh dari seluruh pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor.
"Ayo kita bersama-sama optimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk meningkatkan PAD Sumatera Utara", ajaknya.
Usai mengikuti Rakor, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rakor menjadi wadah penting untuk mempererat sinergitas antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah.
Ia juga berharap penyaluran DBH dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga pelaksanaan berbagai program prioritas pembangunan di daerah tidak mengalami hambatan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Asahan juga memohon dukungan dalam hal sinkronisasi data pajak antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Sinkronisasi tersebut dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih data sekaligus mencegah potensi kehilangan pendapatan daerah.
"Seluruh upaya peningkatan pendapatan daerah ditujukan semata-mata untuk kesejahteraan rakyat", kata Taufik.
Ia menegaskan bahwa pendapatan daerah yang dikelola secara baik, transparan dan akuntabel merupakan salah satu jembatan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Sinergi dan kesamaan data antara provinsi dan kabupaten/kota sangat krusial agar setiap rupiah yang diterima dapat bermanfaat secara optimal bagi rakyat, "ujar Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menambahkan. (SRT/MSC)
