MEDIASELEKTIF.COM - Pakaian yang tidak lagi digunakan tidak selalu harus berakhir menjadi limbah. Hal tersebut coba diperkenalkan REKA Project kepada pengunjung Car Free Day (CFD) Medan melalui kegiatan pre event pada Minggu, (4/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak pakaian yang tidak lagi digunakan serta mendorong kebiasaan menggunakan kembali pakaian agar tidak berakhir menjadi limbah. Melalui kampanye ini, pengunjung CFD diajak untuk mengenal lebih dekat persoalan fast fashion sekaligus memahami berbagai cara yang dapat dilakukan untuk memperpanjang masa pakai pakaian.
Dalam kegiatan tersebut, REKA Project menghadirkan sejumlah aktivitas interaktif yang mengajak pengunjung untuk ikut berdiskusi dan menyampaikan pandangan mereka mengenai pakaian bekas. Salah satunya melalui pertanyaan,
“Jika memiliki pakaian bekas, apa yang akan kamu lakukan?”
Pengunjung diberikan beberapa pilihan, yaitu mengolah kembali, membuang, menjual, atau menyimpan pakaian yang sudah tidak digunakan. Dari kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 63 respons dari pengunjung.
Sebanyak 26 peserta memilih untuk menyimpan pakaian bekas, 22 peserta memilih menjualnya, 13 peserta memilih mengolah kembali, sementara 2 peserta memilih membuang pakaian tersebut.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar pengunjung masih memilih untuk menyimpan atau menjual pakaian yang sudah tidak digunakan. Di sisi lain, pilihan untuk mengolah kembali pakaian menjadi sesuatu yang baru masih relatif sedikit.
Hal ini menjadi gambaran bahwa pemanfaatan kembali pakaian masih perlu terus diperkenalkan kepada masyarakat sebagai salah satu upaya mengurangi limbah tekstil.
Siti Pulungan, salah satu pengunjung CFD Medan, mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan REKA Project memberikan wawasan baru baginya mengenai pemanfaatan pakaian bekas.
Menurutnya, pakaian yang masih layak digunakan sebaiknya dimanfaatkan kembali atau diolah menjadi sesuatu yang baru sebelum membeli pakaian lainnya.
“Saya menjadi lebih sadar bahwa pakaian sebaiknya digunakan kembali atau diolah menjadi sesuatu yang lain. Saya juga mendapat insight untuk menggunakan pakaian yang ada sampai tidak dapat lagi digunakan sebelum membeli pakaian baru,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, REKA Project berharap masyarakat tidak hanya mengetahui persoalan fast fashion dan limbah tekstil, tetapi juga mulai mempertimbangkan kembali kebiasaan dalam membeli dan menggunakan pakaian.
Penggunaan kembali, mengolah, menjual, maupun mendonasikan pakaian yang masih layak digunakan dapat menjadi langkah sederhana untuk memperpanjang masa pakai pakaian.
Kegiatan di CFD Medan ini menjadi bagian dari rangkaian REKA Project sebelum menuju acara puncak yang akan diselenggarakan pada 9 Oktober 2026 mendatang.
Pada acara puncak tersebut, REKA Project akan menghadirkan edukasi mengenai isu limbah tekstil serta workshop yang mengajak peserta untuk mengolah pakaian bekas menjadi barang yang lebih berguna dan memiliki nilai guna.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, REKA Project berharap masyarakat tidak hanya memahami permasalahan fast fashion dan limbah tekstil, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan pengalaman dalam memanfaatkan kembali pakaian yang sudah tidak digunakan.(Rel/MSC)
