MEDIASELEKTIF.COM - Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Bobby Octavianus Zulkarnain angkat bicara mengenai masih beraktifitasnya Godfried Efendi Lubis di DPRD Medan.Menurutnya, Godfried secara sadar diri tanpa paksaan dari siapapun telah mengajukan permohonan pengunduran diri dari Partai Gerindra maupun dari anggota DPRD Medan.
"Itu namanya gak tahu diri dan tidak siap melepas status sebagai anggota DPRD. Yang jelas dia bukan diberhentikan partai. Tapi, mengundurkan diri sendiri," katanya, di Medan, Selasa (18/9/2018).
Bobby meminta agar mantan anak buahnya di Gerindra itu bersikap jantan dan sportif dengan keputusannya untuk pindah partai. Kata dia, Godfried tidak bisa lagi mengatasnamakan diri Fraksi Gerindra.
"Semua instansi di Pemko Medan agar tidak merespon apa pun terhadap Godfried. Sebab, dia bukan lagi anggota DPRD Fraksi Gerindra. DPRD Medan secara kelembagaan juga jangan lagi memberi tugas apapun kepada Godfried karena dia sudah resmi berhenti atas dasar permintaan dia sendiri," tegasnya.
Mengenai proses pergantian antar waktu (PAW) Godfried, Bobby menyebut sedang dalam tahap proses."Dalam beberapa minggu ini surat PAW nya akan keluar," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Medan, Godfried Efendi Lubis yang telah mengundurkan diri masih saja terlihat mengikuti agenda rapat panitia khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2017, di gedung DPRD Medan, Senin (17/9/2018).
Anggota Pansus LPj 2017, Ahmad Arif sedikit menyela saat Godfried memberikan masukan kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan M Husni.
Politisi PAN itu malah mempertanyakan mewakili apa Godfried di DPRD Medan saat ini,"Seperti dari Gerindra dan Perindo kan. Jadi dia mewakili siapa," tanya Arif. Anggota Pansus LPj 2017 Fraksi PKS, Salman Alfarisi juga menyindir Godfried.
Salman menanyakan apakah posisi wakil ketua Pansus kembali dijabat Godfried seperti tahun lalu."Wakil Ketua Pansus Godfried ya?"sindir Salman.
Meski disindir, Godfried memilih acuh. Seperti diberitakan, Godfried Efendi Lubis telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua DPRD Medan.
Surat pengunduran diri itu dilakukan karena Godfried memilih untuk pindah ke Perindo agar bisa mengikuti pemilu 2019.(DANE/MS)
"Itu namanya gak tahu diri dan tidak siap melepas status sebagai anggota DPRD. Yang jelas dia bukan diberhentikan partai. Tapi, mengundurkan diri sendiri," katanya, di Medan, Selasa (18/9/2018).
Bobby meminta agar mantan anak buahnya di Gerindra itu bersikap jantan dan sportif dengan keputusannya untuk pindah partai. Kata dia, Godfried tidak bisa lagi mengatasnamakan diri Fraksi Gerindra.
"Semua instansi di Pemko Medan agar tidak merespon apa pun terhadap Godfried. Sebab, dia bukan lagi anggota DPRD Fraksi Gerindra. DPRD Medan secara kelembagaan juga jangan lagi memberi tugas apapun kepada Godfried karena dia sudah resmi berhenti atas dasar permintaan dia sendiri," tegasnya.
Mengenai proses pergantian antar waktu (PAW) Godfried, Bobby menyebut sedang dalam tahap proses."Dalam beberapa minggu ini surat PAW nya akan keluar," tuturnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Medan, Godfried Efendi Lubis yang telah mengundurkan diri masih saja terlihat mengikuti agenda rapat panitia khusus (Pansus) Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2017, di gedung DPRD Medan, Senin (17/9/2018).
Anggota Pansus LPj 2017, Ahmad Arif sedikit menyela saat Godfried memberikan masukan kepada Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan M Husni.
Politisi PAN itu malah mempertanyakan mewakili apa Godfried di DPRD Medan saat ini,"Seperti dari Gerindra dan Perindo kan. Jadi dia mewakili siapa," tanya Arif. Anggota Pansus LPj 2017 Fraksi PKS, Salman Alfarisi juga menyindir Godfried.
Salman menanyakan apakah posisi wakil ketua Pansus kembali dijabat Godfried seperti tahun lalu."Wakil Ketua Pansus Godfried ya?"sindir Salman.
Meski disindir, Godfried memilih acuh. Seperti diberitakan, Godfried Efendi Lubis telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Ketua DPRD Medan.
Surat pengunduran diri itu dilakukan karena Godfried memilih untuk pindah ke Perindo agar bisa mengikuti pemilu 2019.(DANE/MS)
