MEDIASELEKTIF.COM
- Pemko Medan melalui Satpol PP Kota Medan kembali melanjutkan penertiban
pedagang kaki lima (PK5) di kawasan Pasar Petisah Medan, Kamis (24/1/2019).
Penertiban dilakukan karena PK5 mau menggunakan ruang milik jalan
(rumija) untuk menggelar lapak.
Selain
mengganggu kelancaran arus lalu lintas, keberadaan PK5 beserta lapaknya
sangat mengganggu estetika sehingga membuat kawasan itu tampak kumuh.
Penertiban
dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan H M Sofyan dengan mobil mengerahkan
ratusan personelnya. Sebelum dilakukan penertiban, seluruh PK5 telah
diberikan surat peringatan agar tidak berjualan lagi di rumija tersebut.
Sebab,
Pemko Medan melalui PD Pasar telah menyediakan tempat di Pasar Petisah. Namun surat
peringatan tidak diindahkan, PK5 tetap berjualan. Oleh karenanya Sofyan
pun datang membawa personelnya melakukan penertiban.
Meskipun
diwarnai protes dan teriakan caci maki namun Sofyan tak menggubris sedikit pun.
Mantan Camat Medan Area itu pun menyuruh anggotanya melakukan penertiban.
Tak pelak barang dagangan, meja, kursi dan tenda milik PK5 tak
luput diamankan petugas Satpol PP. Tindakan tegas itu dilakukan guna
memberikan efek jera kepada para PK5.
"Ini
bukan (penertiban) kali pertama kita lakukan, sudah berulangkali kita melakukan
penertiban namun para PK5 masih tetap membandel dan kembali berjualan. Itu
sebabnya dalam penertiban kali ini, kita tidak ada kompromi lagi, barang
dagangan dan lapak mereka langsung kita amankan,” kata Sofyan.
Sementara
itu berdasarkan amatan di lapangan, sejumlah PK5 berusaha mengamankannya dari
sitaan petugas Satpol PP. Mereka cepat-cepat membawa barang dagangan dan
langsung menyembunyikan.
Namun tidak semuanya berlangsung mulus, karena
petugas Satpol PP langsung mengejar dan menyitanya begitu melihatnya.
Tak
lama setelah penertiban dilakukan, kawasan Pasar Petisah, terutama rumija yang
selama ini dijadikan sebagai lapak berjualan pun terlihat sepi dari PK5.
Tampaknya para PK5 bersembunyi bersama barang dagangannya yang berhasil
diselamatkan. Bersamaan itu arus lalu lintas yang melintasi kawasan Pasar
petisah pun lancar.
Usai
menertibkan kawasan Pasar Petisah, Sofyan selanjutnya membawa anggotanya
melanjutkan penertiban di Jalan Gatot Subroto, tepatnya depan Medan Fair
Plaza. Meski sempat ricuh namun penertiban tetap dilakukan karena ratusan
PK5 menggunakan badan jalan untuk tempat berjualan.
"Sampai kapanpun
PK5 tidak kita perkenankqn berjualan di situ, sebab mereka menjadikan
jalan yang merupakqn fasilitas umum sebagai tempat berjualan! " tegas
Sofyan. (zal/ms)
