-->

Masyarakat Madina Bangga Atas Perhatian Gubsu Demi Berkembangnya Kabupaten Mandailing Natal

Editor: mediaselektif.com author photo
MEDIASELEKTIF.COM - Warga Mandailing Natal sangat bangga atas perhatian Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, terhadap pembangunan, demi kemajuan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akan tetapi masih banyak sebenarnya yang harus diperhatikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) untuk kesejahteraan masyarakat Madina, terutama infrastruktur dan perkebunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Madina.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara Harun Mustafa Nasution kepada wartawan di Destinasi Wisata Aek Sijorni Desa Aek Libung Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan Jumat sore kemarin.

Menurutnya, selain infrastruktur dan perkebunan, guna meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat di Madina, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, juga perlu membangun bandar udara, yang diharapkan dapat mempercepat transportasi ke Kabupaten Mandailing Natal, yang nantinya juga berdampak kepada kesejahteraan rakyat di Mandailing Natal.

Karena jika ditempuh melalui perjalanan darat menuju Mandailing Natal bisa memakan waktu dua belas, sampai sepuluh jam, namun jika sudah ada bandar udara disini, setidaknya menuju Kabupaten Madina terutama dari Kota Medan, yang merupakan ibukota provinsi Sumatera Utara bisa ditempuh hanya satu jam, sampai satu jam setengah saja,"harapnya.

Harun Mustafa Nasution yang juga masih keturunan pendiri pesantren Musthafawiyah di Desa Purba Baru Kecamatan Mandailing Selatan Kabupaten Madina ini, juga akan berjuang terus demi kemajuan Mandailing Natal bersama tiga orang lagi wakil rakyat asal Mandailing Natal yang kini duduk sebagai anggota di DPRD Provinsi Sumatera Utara," jelasnya.

Selain itu Mandailing Natal juga memiliki Pesantren Musthafawiyah yang kini memiliki sekitar 13 ribu orang santri, untuk itu, meskipun selama ini pihak pesantren tidak pernah meminta bantuan dari pihak manapun, akan tetapi jika ada bantuan dari pemerintah dan alumni yang ingin memberi bantuan pihaknya siap membuka tangan untuk membantu para santri yang kini berjumlah lebih dari 13 ribu orang santri.

Contoh bantuan tersebut seperti menyekolahkan santri - santri yang berprestasi ke luar negeri seperti menyekolahkannya ke Syiria, Mekkah, Mesir, dan Madinah untuk kepentingan umat di daerah Madina ini pihaknya siap menerima bantuan tersebut,' pintanya.(Zal/MSC)
Share:
Komentar

Berita Terkini