Wali Kota dan KPw BI Pematangsiantar Panen Cabai Perdana

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar Ahmadi Rahman panen cabai perdana Program Contract Farming di Kelurahan Setia Negara Kecamatan Siantar Sitalasari, Kamis (12/03/2026) pagi. Lahan yang dipanen merupakan milik petani, Kampiun Siagian.

Wesly menyampaikan, proses panen perdana tersebut bukan sekadar hasil proses budidaya pertanian, tetapi juga sebagai simbol keberhasilan kolaborasi pemerintah dan para petani serta dunia usaha di sektor pertanian yang maju, berdaya saing, serta berkelanjutan.

“Program Contract Farming memberikan kepastian pasar bagi para petani, memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha, serta mendorong terciptanya sistem pertanian yang lebih terencana dan produktif. Dengan adanya pola kerja sama seperti ini, petani tidak lagi berfokus pada produksi, tetapi juga memiliki jaminan pemasaran dan stabilitas harga,” terangnya.

Wesly memberikan apresiasi kepada seluruh pihak untuk berperan dalam keberhasilan program tersebut.

“Kepada para petani, saya berharap panen perdana ini menjadi langkah awal yang baik untuk perkembangan program Contract Farming yang lebih luas,” katanya.

Di sela-sela memetik cabai,  Wesly dan Ny Liswati memuji hasil panen bisa luar biasa karena kondisi tanah yang subur. 

Ketua TP PKK Ny Liswati berharap petani dengan hasil panennya bisa turut mengendalikan inflasi di Kota Pematangsiantar.  

Sedangkan Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman menjelaskan, dengan produksi yang meningkat, harga jual stabil, jadi petani bisa sejahtera."Semoga inflasi bisa terkendali," tukasnya. 

Ahmadi menambahkan, dengan kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar serta arahan Wali Kota Wesly Silalahi, semoga inflasi di Kota Pematangsiantar dapat terkendali, serta daya beli masyarakat juga terjaga.

Sebelumnya, Kampiun Siagian selaku petani cabai menyampaikan, kunjungan Wesly dan rombongan sangat luar biasa bagi para petani yang ada di Kelurahan Setia Negara. 

“Baru ini pertama kali Wali Kota dan Kepala BI Siantar datang ke ladang petani yang ada di Kelurahan Setia Negara. Luar biasa!" sebutnya.

Ia menyampaikan, ada persoalan signifikan di kalangan petani yang memerlukan sentuhan pemerintah.

“Kelangkaan cabai dan inflasi bukan karena cabai tidak tumbuh di Pematangsiantar, namun karena minimnya permodalan. Begitu juga alat pertanian sangat minim. Belum ada kami miliki cultivator untuk membuat bedengan. Harapan kami para petani cabai, Pak Wali Kota Wesly Silalahi berkenan membantu para petani untuk alat pertanian,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan, saat ini menjelang Hari Raya Idul Fitri harga cabai stabil dan terkendali.

“Saya ucapkan terima kasih. Rencana kami juga akan membentuk asosiasi petani cabai agar terus berkesinambungan dan ada stok cabai kita di Pematangsiantar,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs Legianto Pardamean Manurung MSP menerangkan, tahun lalu cabai merah menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kota Pematangsiantar. Dengan dilaksanakannya Contract Farming dengan petani cabai merah di Kota Pematangsiantar, diharapkan ketergantungan terhadap cabai merah dari daerah di luar Kota Pematangsiantar, bisa berkurang. 

"Dengan program ini, semoga petani cabai merah bisa sejahtera, harga stabil, dan inflasi bisa terkendali," kata Pardamean.

Menurut Pardamean, penanaman cabai merah melalui Program Contract Farming tidak terlepas dari dukungan Wali Kota Wesly Silalahi, sekaligus mengantisipasi tingginya inflasi, ujar pardamean, (Srt/MSC)

Share:


Komentar

Berita Terkini