Polmed Dorong Digitalisasi Wisata Karo, AI Agent WhatsApp Hadir di M.Cafe Rionk

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Politeknik Negeri Medan (POLMED) mendorong transformasi digital sektor pariwisata di Kabupaten Karo melalui penerapan AI Agent berbasis WhatsApp di M.Cafe Rionk, Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Sabtu (3/10/2026). 

Teknologi ini dirancang untuk mempercepat layanan informasi wisata sekaligus memudahkan proses reservasi bagi pengunjung.

Penerapan teknologi tepat guna tersebut dilaksanakan melalui program Pengabdian Penerapan Teknologi Tepat Guna kepada Masyarakat (PPTTG). 

Kegiatan berlangsung pukul 11.00-15.00 WIB dan diikuti oleh pengelola M.Cafe Rionk yang dikoordinasikan oleh Ibu Gryvanilla Nisma Putri. M.Cafe Rionk merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di Desa Batu Karang, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo. 

Kawasan ini menawarkan sejumlah fasilitas wisata, antara lain kolam renang, area kafe terbuka, camping area, serta panorama pegunungan yang menjadi daya tarik bagi pengunjung.

Layanan Informasi Masih Mengandalkan Komunikasi Manual

Sebelum penerapan teknologi, penyampaian informasi kepada calon pengunjung dan proses reservasi masih banyak dilakukan secara manual melalui komunikasi langsung maupun WhatsApp. 

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan respons, terutama ketika pengelola sedang tidak dapat merespons pesan secara langsung.

Melalui program PPTTG, Polmed menghadirkan solusi berupa AI Agent WhatsApp yang memungkinkan calon pengunjung memperoleh informasi secara lebih cepat dan terstruktur.

Sistem tersebut dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai destinasi wisata, fasilitas, harga tiket, area camping, menu kafe, lokasi, promosi, hingga layanan reservasi. 

Pengunjung juga tidak perlu memasang aplikasi khusus. Layanan dapat diakses melalui WhatsApp yang sudah umum digunakan masyarakat.

Tidak Sekadar Penerapan Teknologi

Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada pemasangan sistem, tetapi juga mencakup transfer pengetahuan kepada mitra agar teknologi dapat dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan. 

Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan dan pembukaan oleh pembawa acara. Tim kemudian menyampaikan tujuan kegiatan kepada pihak mitra sebelum dilanjutkan dengan pemaparan teknologi yang diterapkan.

Pengelola M.Cafe Rionk selanjutnya mendapatkan pelatihan secara langsung melalui praktik penggunaan sistem. Pada tahap ini, mitra diperkenalkan dengan cara memanfaatkan layanan AI Agent serta pengelolaan informasi yang terdapat dalam sistem.

Ketua Tim Pelaksana PPTTG, Marliana Sari, S.T., M.MSI., mengatakan penerapan teknologi tersebut diarahkan untuk membantu mitra meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.

“Penerapan AI Agent ini diharapkan dapat membantu M.Cafe Rionk memberikan layanan informasi dan reservasi yang lebih cepat, mudah, dan responsif. Yang terpenting, teknologi ini tidak berhenti pada tahap implementasi, tetapi dapat dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan oleh mitra.”

Mitra Dibekali Kemampuan Mengelola Sistem

Dalam penerapannya, AI Agent memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan pemrosesan bahasa alami atau Natural Language Processing (NLP) untuk memahami pertanyaan pengguna dan memberikan respons berdasarkan basis pengetahuan yang telah disiapkan. Basis pengetahuan tersebut dapat diperbarui sesuai kebutuhan mitra, sehingga informasi yang diberikan kepada pengunjung dapat disesuaikan dengan kondisi dan layanan terbaru di M.Cafe Rionk.

Selain layanan informasi dan reservasi, sistem juga dilengkapi dengan komponen pengelolaan bagi pihak manajemen. Melalui sistem tersebut, pengelola dapat memperbarui informasi, memantau aktivitas layanan, serta mengelola data reservasi yang masuk.

Koordinator pihak mitra, Gryvanilla Nisma Putri, menyambut penerapan teknologi tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.

“Kami berharap teknologi ini dapat membantu pengelolaan informasi dan reservasi menjadi lebih mudah, sehingga pengunjung dapat memperoleh informasi dengan lebih cepat dan pelayanan di M.Cafe Rionk semakin baik.”

Teknologi Diserahkan kepada Mitra

Setelah proses pemaparan dan pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan serah terima sistem dan perangkat pendukung kepada pihak M.Cafe Rionk. Serah terima tersebut menjadi bagian penting dari proses hilirisasi teknologi agar hasil kegiatan dapat digunakan secara langsung oleh mitra.

Dengan adanya sistem tersebut, M.Cafe Rionk diharapkan mampu menyediakan layanan informasi wisata selama 24 jam serta memberikan kemudahan bagi calon pengunjung dalam memperoleh informasi dan melakukan reservasi.

Penerapan AI Agent juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional pengelola dan memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik kepada wisatawan.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian penutup dan dokumentasi bersama antara tim pelaksana dan pihak mitra.

Dorong Digitalisasi Pariwisata Berbasis Teknologi

Penerapan AI Agent di M.Cafe Rionk menjadi salah satu bentuk hilirisasi teknologi yang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan tidak hanya dapat diterapkan pada sektor industri dan pendidikan, tetapi juga dapat memberikan solusi praktis bagi pelaku usaha pariwisata dan UMKM.

Melalui pemanfaatan teknologi berbasis WhatsApp, layanan informasi dan reservasi diharapkan menjadi lebih cepat, mudah diakses, serta mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada wisatawan. 

Bagi M.Cafe Rionk, implementasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan layanan wisata yang semakin digital, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan pengunjung di era transformasi digital.(Rel/MSC)

Share:


Komentar

Berita Terkini