-->

Lima Desa di Buntu Pane Asahan Terendam Luapan Air Sungai Silau

Editor: mediaselektif.com author photo
MEDIASELEKTIF.COM - Sebanyak Lima Desa di Kecamatan Buntu Pane Kabupaten Asahan terendam akibat air luapan Sungai Silau, dari lima desa tersebut terdapat 50 rumah sudah terendam air setinggi 60 hingga 70 centi meter.

Demikian informasi tersebut disampaikan Camat Buntu Pane Erric Yudhistira kepada wartawan, Minggu (17/5/2020) di Buntu Pane

Dirinya juga membenarkan adanya lima desa yang sudah terendam luapan air sungai Silau sejak Sabtu  (16 /5/2020) hingga Minggu (17/5/2020), dan ketinggian air yang merendam rumah penduduk bervariasi  dan yang paling tinggi antara 0,60 hingga 0,70 meter , ujarnya.

Lebih lanjut Camat Buntu Pane Erik Yudhistira mengatakan di lima desa yang berada di wilayah Kecamatan Buntu Pane ini memang sudah langganan banjir bila musim penghujan seperti ini, air yang meredam rumah warga ini juga cepat surut kembali selama di hulu sudah tidak lagi turun hujan.

Namun, bila di hulu masih turun hujan dengan intensitas yang cukup tinggi maka air yang menggenangi di desa ini juga tidak cepat susut, dan kemungkinan juga makin bertambah tinggi.

Erik juga mengatakan banjir ini merupakan banjir kiriman, dan lagi sepanjang aliran sungai Silau ini sudah terjadi pendangkalan akibat menumpuknya bahan material berupa pasir maupun tanah yang terbawa oleh air dari hulu.

Pemerintah Kabupaten Asahan juga telah mengajukan penanganan pengerukan serta normalisasi sungai Silau ini kepad pihak Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, namun hingga saat ini normalisasi tersebut belum dapat terealiasasi,dan bila sungai Silau ini sudah dilakukan pengerukan dan normalisasi, kami yakin desa desa disepanjang aliran sungai Silau ini tidak lagi terdampak banjir dan warga masyarakat dapat hidup dalam ketenangan.

Lima desa yang terdampak banjir di Kecamatan Buntu Pane diantaranya Desa Ambalutu, Desa Buntu Pane, Desa Karya Ambalutu, Desa Prapat Janji dan Desa Sei Silau Timur, dari kelima desa tersebut saat ini rumah warga yang terendam air sebanyak kurang lebih 50 rumah.

“Kami bersama warga masyarakat telah melakukan upaya untuk membuat saluran saluran pembuangan air tersebut, agar tidak menggenangi rumah warga masyarakat”, terangnya.(SBB/MSC)





Share:
Komentar

Berita Terkini