-->

Massa Pandemik Covid-19, KPU Tengah Jajaki E-Rekap

Editor: mediaselektif.com author photo
MEDIASELEKTIF.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan mengutarakan rencana penggunaan berupa aplikasi e-rekap dalam upaya penyederhanaan terhadap sistem rekapitulasi pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020.

Demikian Ketua KPU Medan Agussyah Ramdhani Damanik kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

“Konsep e-rekap sedang dalam pembahasan di tingkat KPU RI dan penggiat pemilu serta Komisi II DPR RI. KPU RI dan kami menginginkan ada penyederhanaan dalam sistem rekapitulasi nanti,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, penyederhanaan dimaksud ketika sudah dihitung di plano, selanjutnya hasil plano di screenshot (foto).

“Nah, petugas kita kemudian mengirim langsung screenshot tadi ke bank data atau sistem yang sudah disiapkan,” paparnya.

Artinya, sebutnya, akan ada penyederhanaan di TPS salinan C1 yang selama ini dinilai menjadi masalah.

Menurutnya, untuk penerapan ini konsep e-rekap harus menunjang baik anggaran, kesiapan SDM dan menjalani uji publik baru diterapkan.

Menurutnya, jika ditetapkan KPU RI menggunakan sistem e-rekap KPU Medan siap melaksanakannya. Demikian juga terkait SDM yang memadai.

Sebelumnya, KPU Medan sudah menyusun TPS sesuai dengan titik koordinatnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik mengatakan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 disertai adanya wabah pandemi covid-19 mengharuskan KPU Medan mendapatkan tambahan anggaran menjadi Rp69 miliar ditambah sebesar Rp35 miliar dari KPU pusat.

“Menghadapi pandemi covid-19 ini anggaran kita di cover juga di nasional,” ungkapnya.

Anggaran tersebut jelas Agussyah, untuk kelengkapan alat pelindung diri (APD).”APD Ini memang harus disiapkan, kalau tidak kami tak mau jalan,” tegasnya.

Diketahui, untuk kelengkapan APD tercatat ada sebesar Rp27 miliar dari alokasi total Rp69 miliar yang sudah direalisasikan Pemko Medan tersebut. Sedangkan dari KPU RI baru Rp7,8 miliar dari kebutuhan Rp35 miliar. "Kita berharap dana ini tak macet, agar seluruh tahapan bisa berjalan,” sebutnya. (Irn/MSC)


Share:
Komentar

Berita Terkini