-->

Masa Pendaftaran SNMPTN 2021, SMAN 3 Medan Siapkan Biro Konsultasi Siswa Eligible

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDiASELEKTIF.COM - Lima hari menjelang penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 para siswa eligible disibukkan mendaftar di akun Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

"Di sekolah kami terdapat 167 siswa eligible terdiri dari 127 siswa jurusan IPA dan 40 siswa jurusan IPS," ujar Kepala Sekolah SMAN 3 Medan Hj Elfi Sahara SPd MSi melalui Wakasek Humas Dra Siti Zulfah MHum didampingi Staf Wakasek Kurikulum Kesatu Ardiningtyas kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Untuk membantu siswa tersebut mendaftar, ungkapnya, pihak sekolah juga telah membuka Biro Konsultasi SMAN 3 Medan di ruang Wakasek Humas.

Para siswa yang ragu atau tidak memahami  atau kesulitan guna menentukan pilihannya dipersilahkan mendatangi ruangan Wakasek Humas guna berkonsultasi pihaknya akan mengarahkannya.

"Sampai sejauh para siswa eligible kami yang mendaftar masih berjalan lancar belum ada kendala yang berarti," ungkapnya seraya menyampaikan jauh sebelum 15 Februari pembukaan pendaftaran SMAN 3 Medan sudah menyelesaikan pengisian Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS).

Pihak sekolah sebelumnya juga telah menyosialisasikan kepada seluruh siswanya sengaja diinstruksikan membuat akun di LTMPT sebagai persiapan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang memiliki tiga jenjang perekrutan mulai SNMPTN/jalur undangan, Seleksi Bersama Masuk Perguan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Jalur Mandiri.

Untuk mengikuti ketiganya, seluruh siswa dan siswi harus memiliki akun registrasi di LTMPT kalau mau masuk perguruan tinggi negeri. Dengan adanya  akun LTMPT ini baru siswa bisa mendaftar SNMPTN.

Saat ini, ungkapnya terdapat 416 siswa kelas XII, di mana kelas IPA 317 siswa dan IPS 99 siswa. Sedangkan kuota SNMPTN 2021 bagi sekolah tipe A 40 persen dari siswa kelas XII dari hasil penghitungan pemeringkatan siswa di enam mata pelajaran dari semester I hingga V  diperolehlah angka siswa dinyatakan eligible127 siswa IPA dan 40  jurusan IPS.

Menurutnya, siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua Perguruan Tinggi Negeri dalam SNMPTN 2021 atau jalur undangan," ungkapnya.

Dikatakannya, pada tahun ini SNMPTN 2021 siswa hanya diperbolehkan maksimal memilih dua program studi.

"Jika memilih dua salah satunya harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Jika memilih satu prodi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun," paparnya sembari menyatakan saat ini sudah memasuki tahapan pendaftaran yang berlangsung mulai 15 Februari hingga 24 Februari 2020.

Dikatakannya, untuk jalur undangan atau SNMPTN ungkapnya, hanya 40 persen siswa yang pintar atau ranking di sekolahnya yang bisa ikut.

"Perangkingan dilakukan untuk pengetahuan kognitif mulai dari semester I sampai V dengan enam mata pelajaran yakni matematika, fisika, kimia, biologi, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Ini untuk jurusan IPA. Sedangkan untuk jurusan IPS yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, sosiologi, ekonomi dan giografi," ucapnya.

Dalam pengisian PDSS ini, ungkapnya, seluruh mata pelajaran diupload mulai dari  semester I sampai V. 

"Berbeda dengan perankingan yang hanya berdasarkan pada enam mata pelajaran saja," ungkapnya sembari menyampaikan jika sekolah menginput data maka akan memperoleh sanksi berat di mana sekolah akan diblacklist.

Dikatakannya pihaknya sudah menyampaikan kepada seluruh siswa.

Setiap siswa yang terpilih diarahkan untuk memilih jurusan yang berbeda meski PTN serupa.

Hal ini guna mencegah persaingan para siswa untuk bisa masuk ke jurusan serupa.

Dengan pencerahan ini diharapkan siswa paham sehingga para alumni sekolah ini bisa diterima semua PTN melalui jalur SNMPTN ini.

"Sangat disayangkan kalau hilang peluang siswa masuk PTN yang dimaksud dengan jalur undangan ini jika satu sekolah saling bersaing. Padahal jika tidak bersaing peluang masuk PTN favorit se-Indonesia terbuka lebar," ungkapnya sembari menyatakan ia sering mengingatkan ini melalui walikelas untuk dishare hal ini ke siswa.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sosialisasi SNMPTN 2021 ini sudah berjalan melalui zoom.

Lebih lanjut dikatakannya, pada penerimaan SNMPTN 2020 lalu, sebanyak 36 siswa lulus SNMPTN. Tahun 2019 sebanyak 99 siswa yang lulus PTN jalur SNMPTN 2021.

"Paling banyak siswa memilih USU lalu sejumlah universitas " ungkapnya sembari menyampaikan sosialisasi dilaksanakan secara virtual.

"Kita berharap seluruh siswa yang mengikuti SNMPTN diterima di PTN yang ditujunya," ungkapnya.

Menurutnya paling banyak siswa diterima di USU, Universitas Udayana, Universitas Syiah Kuala, Universitas Brawijaya, Undip dan lainnya 

"Kita berharap SNMPTN tahun ini lebih banyak lagi yang lulus di PTN yang ditujunya.Dan yang terpenting siswa yang lulus nantinya diharapkan mengambil perkuliahan itu. Sebab dalam peraturan SNMPTN 2021 siswa yang telah lulus SNMPTN dan diterima di PTN yang dituju tidak bisa lagi mengikuti SBMPTN atau jalur mandiri. Lain dengan tahun sebelumnya, meski telah diterima jalur SNMPTN masih bisa mengikuti SBMPTN. Tahun ini tidak lagi. Karenanya siswa harus benar-benar memilih jurusan tempat melanjutkan jenjang pendidikan berikutnyanya," paparnya. (Ir/MSC)



Share:
Komentar

Berita Terkini