-->

Hari Ketiga UTBK-SBMPTN USU, 234 Siswa Gagal Karena Tidak Ikut Ujian

Editor: mediaselektif.com author photo

MEDIASELEKTIF.COM - Hari ketiga pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021 di Universitas Sumatera Utara (USU) masih berjalan aman dan lancar.

Demikian Wakil Rektor I Dr Edy Ikhsan kepada wartawan ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/4/2021) sore.

Seluruh calon mahasiswa mengikuti ujian dengan protokol kesehatan ketat di mana panitia dari USU menyediakan infrastuktur dan prasarana seperti tempat cuci tangan, drop zone, alat pengukur suhu, hand sanitizer, masker dan sarung tangan. Terdapat pula ruang tunggu atau transit yang memadai untuk physical distancing.

Ia mengatakan, UTBK hari pertama ini semuanya berjalan lancar.

“Semoga dalam pelaksanaan UTBK sampai dengan berakhirnya nanti semua berjalan dengan aman, baik dan tertib,” paparnya.

Ia juga memberikan semangat kepada peserta untuk mengikuti pelaksanaan ujian secara baik dan optimal. 

"Protokol pencegahan Covid-19 harus tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Ia berharap, seluruh peserta maupun pengawas dapat menjalankan peran dan tugas mereka masing-masing, untuk mendukung kelancaran selama ujian berlangsung.  

Dalam kesempatan itu juga disampaikannya, ujian ini berlangsung dalam dua gelombang. Di mana, gelombang pertama digelar 12-18 April dan gelombang kedua pada 26 April-2 Mei 2021 adapun hasil pengumuman ujian itu diumumkan pada 14 Juni 2021. 

Pada hari ketiga ini sudah berlangsung 6 sesi ujian di mana mulai sesi 1-4  (hari pertama dan  kedua) sudah 4.696 siswa yang ikut ujian. Sedangkan yang hadir 4.462 siswa, adapun yang tidak hadir 234 siswa.

"Siswa yang tidak hadir dinyatakan gugur dan tidak ada ujian susulan. Siswa yang batal ujian silahkan mengikuti ujian masuk USU melalui jalur mandiri," paparnya.

Pada kesempatan itu ia juga menyiratkan tidak ada 'joki' yang beroperasi dalam UTBK ini. Karena setiap peserta dikasih soal yang berbeda beda.

"Saya pastikan tidak ada 'Joki' tidak ada dalam UTBK ini karena  tiap komputer itu kan beda soalnya. Jadi dia punya password sendiri, dikasih pada saat peserta duduk di komputer dia bertempat. Jadi pada saat dia duduk di komputer itu, ketika dia masukkan identitasnya, langsung keluar password. Tadi saya lihat, antara satu meja dengan meja yang lainnya, soalnya beda itu," tandasnya seraya menyampaikan jumlah peserta UTBK-SBMPTN di USU sebanyak 33.448 yang terdiri dari Saintek 16.739, Soshum 13.822 dan Campuran 2.887 orang dengan melibatkan 750 orang pengawas.

Sebelumnya, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Muryanto Amin SSos MSi didampingi Wakil Koordinator Humas dan Promosi LTMPT Bisru Hafi SSos MSi mengikuti rapat monitoring dan evaluasi bersama Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Prof Ir Nizam MSc DIC PhD terkait pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 via Zoom Meeting di Ruang Rektor lantai 3, Selasa (13/4/2021).

Rapat tersebut membahas terkait kendala pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 pada hari pertama, Senin (12/4). Dihadiri 74 rektor se-Indonesia, Dirjen Dikti Prof Nizam mengatakan secara umum pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 berjalan lancar dan aman tanpa ada kendala.

“Protokol kesehatan juga sudah dijalankan dengan baik. Saya meminta itu dipertahankan sampai nanti pelaksanaan UTBK-SBMPTN selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras, khususnya para penyelenggara di universitas masing-masing,” paparnya.

Rektor USU sebelumnya meninjau pelaksanaan UTBK-SBMPTN di sejumlah titik lokasi ujian dan memastikan pelaksanaan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum masuk ke ruang ujian, peserta diminta antre di ruang tunggu.

Para peserta kemudian dicek suhu tubuhnya, diwajibkan memakai masker dan menggunakan handsanitizer. 

Jarak antara satu peserta dengan peserta yang lain juga diatur lebih kurang satu meter. Di samping itu, USU juga menyiapkan tempat cuci tangan, tisu kering dan masker untuk peserta yang membutuhkan.

Adapun kendala yang dihadapi di USU yakni beberapa menit terjadi mati lampu. 

Namun, hal itu sudah bisa diatasi panitia dan dipastikan waktu menjawab peserta tidak dikurangi dan diberikan sesuai dengan haknya.

Turut hadir dalam rapat itu, Ketua LTMPT Prof Mohammad Nasih, Wakil Ketua I (Rektor Universitas Syah Kuala) Prof Syamsul Rizal dan Ketua Pelaksana Prof Budi P Widyobroto. (Ir/MSC)


Share:
Komentar

Berita Terkini