MEDIASELEKTIF.COM - Kejaksaan Negeri Nias Selatan menjalin kerjasama dengan Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Kepulauan Nias (KepNis) untuk mendukung kinerja kejaksaan dalam tupoksinya sebagai penegak hukum.
Hal itu terungkap saat menerima audiensi dari tim Forwakum Kepulauan Nias yang berkunjung ke Kejari Nisel. Rabu, (26/8/2026).
Ketua Forwakum Kepulauan Nias Eriusman Duha, didampingi Sekretaris Daniel Simanjuntak, Bendahara Nihaenalai Fau, Divisi Hukum dan Humas Putra Nainggolan, Divisi Pengkaderan dan Organisasi Rumusan Laia, Divisi Kesenian dan Olahraga Alisama Zebua dan Penasehat Ikhtiar Wau, diterima oleh Kajari Nisel Imam Fauzi didampingi Kasi Intelijen Alex Bill Mando Daeli dan Staf Intel.
Pada kesempatan itu Eriusman Duha memperkenalkan personel Forwakum Kepulauan Nias yang hadir yang berasal dari berbagai media yang aktif menjalankan tugas sehari-hari.
"Forwakum Kepulauan Nias merupakan wadah untuk saling mendukung dalam peningkatan kompetensi wartawan khususnya di bidang hukum dan lainnya, menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, berimbang dan mengedukasi", pintanya.
Eriusman Duha juga mengapresiasi Kejari Nisel yang selama ini sebagai mitra, sudah berjalan dengan baik dan kedepannya diharapkan dapat terus ditingkatkan terutama dalam penyampaian informasi publik yakni upaya dan tindakan yang dilakukan Kejari Nisel dalam upaya preventif hingga Penegakan hukum, agar diketahui khalayak ramai.
Kajari Nisel Imam Fauzi menyambut baik kehadiran tim Forwakum Kepulauan Nias, ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya terus melakukan tupoksinya sesuai dengan ketentuan dan menjaga kepercayaan masyarakat untuk penegakan hukum.
"Dalam melaksanakan tugas seluruh tim diimbau untuk bekerja dengan penuh tanggungjawab dan integritas agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Adhyaksa dari berbagai aspek termasuk masalah kesejahteraan", ucap Imam Fauzi.
Imam Fauzi juga mengharap agar Forwakum dapat menjadi mitra yang memberikan kritik hingga saran dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, karena dikatakan Kajari, bahwa tidak ada yang sempurna dalam melaksanakan tugas sehingga dibutuhkan saran untuk koreksi dan perbaikan kedepan.
Setelah berdiskusi dengan suasana santai dan penuh keakraban ditengah-tengah padatnya agenda.(NF/MSC)
