-->

Terapkan Protokol Kesehatan, 13.955 Peserta Ikuti UTBK SBMPTN Unimed

Editor: mediaselektif.com author photo
MEDIASELEKTIF.COM - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)  Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Negeri Medan (Unimed) diikuti 13.955 peserta berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan, Minggu (5/9/2020).

Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes saat meninjau pelaksanaan UTBK-SBMPTN bersama Ketua Dr Restu MS (WR I), Wakil Ketua Prof Drs Manihar Situmorang MSc PhD (WR IV), Sekretaris Prof Dr Sahat Siagian MPd (WR III) dan Bendahara Dr Martina Restuati MSi (WR II) di Fakultas Bahasa dan Seni Unimed dalam jumpa persnya mengatakan UTBK 2020 dapat diikuti siswa lulusan tahun 2018, 2019, dan 2020 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan paket C tahun 2018, 2019 dan 2020 dengan maksimal umur 25 Tahun.

“Kehadiran peserta untuk sesi pertama 100 persen, sampai saat ini belum ada yang melapor dan semua berjalan dengan baik. Kita juga menerapkan protokol kesehatan yaitu peserta wajib memakai masker, memasuki ruangan wajib diukur suhu tubuhnya dan mencuci tangan dengan air yang mengalir, ” jelasnya sembari menyatakan sesuai arahan Ditjen Dikti Kemendikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN Indonesia, untuk mengurangi resiko penyebaran infeksi Covid-19 dan mengutamakan keselamatan peserta dan penyelenggara.

Bahkan, kata rektor, panitia menyiapkan seluruh tempat cuci tangan, hand sanitizer serta masker cadangan.

Sebelum dan sesudah pelaksanaan tes UTBK, sarana komputer dan ruangan ujian akan diseterilkan kembali dengan somprotan disinfektan.

“Kita sebagai panitia Pusat UTBK-SBMPTN, telah menerima surat rekomendasi izin pelaksanaan tes UTBK dari Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, dan suratnya langsung ditanda tangani Gubernur Sumatera Utara. Kita juga telah meminta Tim Satgas Covid-19 Provsu, untuk memberikan saran dan masukan terhadap Pelaksanaan Protokol Kesehatan saat tes UTBK. Kami panitia juga telah merancang dengan baik, bagaimana penerapan Protokol Kesehatan secara ketat,” kata rektor.

Bahkan, kata rektor, jumlah pengawas yang dikerahkan sebanyak 678 orang dengan usia maksimal  45 tahun.

Unimed sendiri hanya menampung 3.549 orang dari 13.955 peserta (regular ada 10.350 dan KIP K 3.605). Padahal Unimed menyiapkan 39.710, namun yang mendaftar hanya 35.14 %.

Dari jumlah pendaftar tersebut, ada 587 peserta dari luar Sumatera Utara, yakni berasal dari 19 provinsi yang ada di Indonesia, termasuk ada yang dari Malaysia.

Panitia menyemprotkan disinfektan di ruang ujian UTBK-SBMPTN Unimed.

Kouta jalur SBMPTN di Unimed tahun ini adalah 50 % dari jumlah kouta yaitu 3.549 orang tersebar ke dalam 51 Program Studi S1.

“Kalau jumlah Prodi S1 di Jalur SNMPTN dan SBMPTN, kita Unimed lebih banyak dari USU, karena dari data yang ada USU itu hanya 47 Program studi,” ungkapnya.

Disinggung tentang biaya kuliah, Rektor Dr Syamsul menyebutkan, Unimed masih menjalankan Kepmenristek Dikti No. 194 tahun 2019. Unimed tidak akan menaikkan uang kuliah.

Bahkan, lanjut rektor, bagi mahasiswa yang kurang mampu diberikan kesempatan menurunkan UKT sesuai dengan Permenristek Dikti No. 39 tahun 2019. “Tidak ada kenaikan uang kuliah di Unimed,” kata Dr Syamsul.

Dengan rincian perubahan waktu Sesi 1, pukul 09.00-11.15 Wib, dan Sesi 2, pukul 14.00-16.15 Wib.

Jeda waktu selama 2 jam 45 menit,
digunakan untuk pelaksanaan protokol kesehatan saat pergantian sesi.

Selanjutnya Tes UTBK akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni Tahap I, pada tanggal 5-14 Juli 2020, dan pada tanggal 20-29 Juli 2020. Pengumuman hasil UTBK-SBMPTN disampaikan pada tanggal 20 Agustus 2020.

“Sesi ini dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” katanya.

Materi Tes UTBK diubah menjadi satu materi saja yakni TPS (tes potensi skolastik), dimana pada tahun 2019 tes UTBK ada dua yakni TPS dan Tes Potensi Akademik (TPA).

Kebijakan dari LTMPT juga menyebutkan bagi peserta yang berasal dari luar provinsi lokasi ujian, maka akan direlokasi sesuai provinsi asal, walau ada sejumlah peserta asal luar Sumatera Utara yang tetap ikut tes UTBK di Unimed, karena mereka sudah di Medan 1-2 bulan yang lalu, yakni peserta yang berasal dari Aceh, Riau, Padang dan Kepri," papar rektor. (Irn/MSC)


Share:
Komentar

Berita Terkini